Calon Sanitarian Profesional Poltekkes Kemenkes Yogyakarta |
*We Wanna Be A Profesional Sanitarian*
Sanitarian merupakan tenaga profesi kesehatan
yang telah mengikuti pendidikan formal sesuai dengan standar Departemen
Kesehatan RI dan mempunyai ketrampilan dan keahlian dibidang penyehatan lingkungan. Kegiatan sanitarian berupa upaya-upaya peningkatan derajat
kesehatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit berbasis lingkungan
yang meliputi kegiatan penyusunan, perencanaan, pengamatan dan
pengawasan kesehatan lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan kegiatan
penunjang lainnya untuk meningkatkan kualitas lingkungan.
Sebagai salah satu jenis profesi dan tenaga kesehatan juga
termasuk dalam kriteria peraturan wajib melakukan suatu uji kompetensi.
Uji kompetensi ini dimaksudkan untuk memperoleh SIK (Surat Ijin Kerja).
Uji kompetensi bagi tenaga sanitarian tentu akan mengacu pada beberapa
dasar hukum yang sudah ada, seperti Standard Profesi Sanitarian. Standar
Profesi adalah pedoman yang dipergunakan sebagai petunjuk dalam
menjalankan profesi secara baik, yang ditetapkan oleh MenKes. Standard
profesi sanitarian tersebut dituangkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor:
373/Menkes/SK/III/2007 Tanggal : 27 Maret 2007 Tentang Standar Profesi
Sanitarian. Pada tahun 2005 standard ini sebetulnya juga telah
ditetapkan oleh Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI)
dengan surat ketetapan nomor 03/MUNAS/V/2005.
Melalui uji kompetensi diharapkan munculnya seorang sanitarian yang profesional dan memenuhi etika sebagai seorang ahli sanitarian dalam melaksankan tugas dan kewajibannya. Selain uji kompetensi ada juga aspek lain yang menjadi dasar untuk menjadi seorang sanitarian yang profesional. So bagaimana menjadi seorang sanitarian yang profesional (ok Check It Dot) :
- Seorang sanitarian harus menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan profesi sanitasi dengan sebaik-baiknya
- Seoran sanitarian harus senatiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi
- Dalam melakukan pekerjaan atau praktik profesi sanitasi, seorang sanitarian tidak boleh dipengaruhi sesuatau yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi
- Seorang sanitarian harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri sendiri
- Seorang sanitarian senantiasa berhati-hati dalam menerapkan setiap penemuan teknik atau cara yang belum teruji kehandalannya dan hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.
- Memberikan saran atau rekomendasi yang telah melalui suatu proses analisis secara komprehensif
- Seorang sanitarian dalam menjalankan profesinya, harus memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dengan menjunjung tinggi kesehatan dan keselamatan manusia serta kelestarian lingkungan
- Seorang sanitarian harus bersikap jujur dalam berhubungan dengan klien atau masyarakat dan teman seprofesinya yang dia ketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi, atau yang melakukan penipuan atau kebohongan dalam menangani masalah klien atau masyarakat
- Dalam melakukan pekerjaannya seorang sanitarian harus menghormati hak-hak klien atau masyarakat, hak-hak teman seprofesi, dan hak tenaga kesehatan lainnya dan harus menjaga kepercayaan klien atau masyarakat
- Dalam melakukan pekerjaannya seorang sanitarian harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan memperhatikan seluruh aspek kesehatan lingkungan secara menyeluruh baik fisik, biologi maupun sosial serta berusaha menjadi pendidik dan pengabdi masyarakat yang sebenar-benarnya
- Seorang sanitarian dalam bekeja sama dengan para penjabat di bidang kesehatan dan bidang lainnya serta masyarakat harus saling menghormati.
Seorang sanitarian dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam pengabdiannya berpedoman pada standar kompetensi. standar kompetensi tersebut senantiasa harus dilengkapi dengan perangkat-perangkat keprofesian lainnya.
Kata pepatah "Tuntulah Ilmu Sampai ke Negeri China". Jadi, ayok kita terus belajar dan memegang teguh kode etik sanitarian untuk menjadi Sanitarian Profesional....
Kata pepatah "Tuntulah Ilmu Sampai ke Negeri China". Jadi, ayok kita terus belajar dan memegang teguh kode etik sanitarian untuk menjadi Sanitarian Profesional....
(never ending mbogdHe)
Rujukan :